SYAICHONA KHOLIL BANGKALAN




Syeih Cholil basyaiban bangkalan


Nama : Muhammad Kholil

Tahun lahir 1235 H/1820 M

Tempat lahir: Kemayoran, Bangkalan, Bangkalan, Jawa Timur era Bendera Hindia-Belanda

Nama ayah: KH. Abdul Lathif

Nasab ayah : Abdul Lathif adalah Kiai Hamim bin Kiai Abdul Karim bin Kiai Muharram bin Kiai Asror Karomah bin Kiai Abdullah bin Sayyid Sulaiman Basyeiban

Wafat : Bangkalan 29 Ramadhan 1343H/1925 M pada umur 108H/105M

Tempat makam : Komplek Pasarean Syekh Muhammad Kholil, Madura, Jawa Timur


SILSILAH LENGKAP KYAI KHOLIL BANGKALAN


  • Nabi Muhammad SAW
  • Sayyidah Fatimah
  • Al-Imam Sayyidina Hussain ( Syahid di karbala )
  • Al-Imam ‘Ali Zainal ‘Abidin
  • Al-Imam Muhammad Al Baqir
  • Al-Imam Ja’far As-Sodiq
  • Al-Imam Al-Imam Ali Uradhi
  • Al-Imam Muhammad An-Naqib
  • Al-Imam ‘Isa Naqib Ar-Rumi
  • Al-Imam Ahmad al-Muhajir ( hijrah dari Basra, Irak ke Hadramaut, Yaman )
  • Al-Imam ‘Ubaidillah
  • Al-Imam Alawi Awwal ( Leluhur Bani Alawi )
  • Al-Imam Muhammad Sohibus Saumi’ah
  • Al-Imam Alawi Ats-Tsani
  • Al-Imam Ali Kholi’ Qosim
  • Al-Imam Muhammad Sohib Mirbath
  • Sayyid  Ali
  • Sayyid Muhammad
  • Sayyid Ali
  • Sayyid Hasan At Turobi
  • Sayyid Muhammad Asadulloh
  • Sayyid Abu Bakar Basyaiban
  • Sayyid Ahmad Basyaiban
  • Sayyid Muhammad Basyaiban
  • Sayyid Umar Basyaiban
  • Abdurrahman Basyaiban
  • Sayyid Sulaiman Basyaiban
  • K. Abdullah
  • K. Asror Karomah
  • K. Muharram
  • K. Abdul Karim
  • K. Hamim
  • KH. Abdul Lathif
  • KH. Kholil

KH Abdul lathif adalah orang yang sangat ketat. ini terbukti dadi hasil didikan kholil kecil waktu itu yang mampu menghafal seluruh nadzom kitab Alfiyah ibnu malik diusia yang sangat muda

Setelah dirasa cukup bekal yang kiai Abdul Lathif berikan kepada kholil kecil, beliau mengirim kholil kecil ke pondok pesantren Langitan Tuban, Jawa Timur dan diasuh oleh KH Muhammad Nur.

Setelah dewasa, beliau kiai kholil mengaktifkan mode pengembaraan nya. Beliau tabarukan dari satu pesantren ke pesantren lain.

Dimulai dari pesantren Langitan, Kholil kecil menelusuri jalan keilmuannya menuju Pondok pesantren Cangaan, Bangil Pasuruan lalu ke Pondok Pesantren Kebon Candi dan pada waktu yang sama ke Pondok Pesantren Sidogiri. 


Ada cerita yang menarik pada saat beliau belajar agama dari pondok pesantren Kebon Candi Dan Pondok Pesantren Sidogiri. Beliau Pulang Pergi Jalan Kaki sambil membaca Surat yasin. Padahal Sidogiri dan kebon candi harus menempuh jarak minimal 7 kilometer.


Dalam perjalanan pengembaraannya disebutkan bahma beliau telah mampu menghaafalkan Al-Qur'an berikut bacaan Qiro'ah Sab'at nya


 Tak cukup belajar ditanah jawa. Kiai Kholil berangkat ke Makkah pada usia 24 tahun untuk menimba ilmu dari beberapa guru seperti Syeih Nawawi Al Bantani, Syeih Utsman bin Hasan ad Dhimyati, Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan, Syeih Musthofa bin Muhammad Al Afifi, Syeh Abdul Hamid bin Mahmud Asy Syarwani dll.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini. Dukungan tag HTML: Bold Text, Italic Text, and Link Text (Hanya jika diperlukan).