Imam syadzili ( Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili )


 


Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili


Nama : Syekh Ali Abu Hasan Asy-Syadzili Al-Hasani.

Lahir : Ghumarah, dekat Sabtah, Maghreb ( Maroko, Afrika Utara) 593 H/1197 M. 

Nasab : Ali, bin Abdullah, bin Abdul Jabbar, bin Tamim, bin Hurmuz, bin Hatim, bin Qushay, bin Yusuf, bin Yusya', bin Wardi, bin Baththal, bin Ali, bin Ahmad, bin Muhammad, bin Isa, bin sayyid idris al mutsanna, bin sayyid idris,  bin sayyid Abdulloh, bin hasan al mutsanna, bin sayyidina hasan bin fatimah binti Rosulillah Sholalloohu'alaihi was sallam.

Didalam kitab Tanwirul ma'ani karya kiai Dalhar watucongol, Muntilan, Magelang menyuplik beberapa perkataan Wali quthbu robbani Sayyid 'Abdul Wahhab Asy sya'roni dan para murid imam syadzili  bahwa beliau syech abi hadan as syadzili memiliki nasab kepada Rosulullooh sholalloohu'alaihi was sallam, keturunan ke 20.


Lahir di desa syadzilah, salah satu desa di wilayah ghomaroh daerah afika bagian pojok barat pada tahun 593  hijriah


Bertemu nabi Khidir


Saat Beliau Syekh Ali Asy-Syadzili berumur 6 tahun pergi ke negara Tunis bertepatan dengan masa resesi. Harga-harga melambung tinggi. Di berbagai tempat terlihat orang sakit dan kelaparan. Beliau berkata " seandainya saya mempunyai uang. Pastilah kubelikan roti untuk mereka yang kelaparan " kemudian ALLOH memberikan cobaan kepada beliau Syekh dengan memenuhi kantongnya dengan uang. Beliau Syekh mendapatkan perintah dari alam ghoib untuk membelanjakan roti dengan uang tersebut. Beliau langsung membelikan roti dan membagikannya kepada orang-orang yang kelaparan tersebut sampai kenyang. Selesai membagikan roti beliau bergegas menuju ke masjid karena bertepatan dengan hari Jum'at. Sampai di masjid beliau langsung melaksanakan sholat sunnah lalu i'tikaf.  Belum lama beliau i'tikaf tiba-tiba datanglah seorang pria terhormat berwibawa memberinya salam dan memberitahu beliau Syekh bahwa pria terhormat dan berwibawa tersebut adalah nabi Khidir 'alaihis salam. Nabi Khidir memberitahu Syekh bahwa beliau nabi khidir datang karena diperintah ALLOH untuk mengangkat beliau Syekh menjadi wali agung. Setelah selesai Sholat Jum'at beliau Syekh mencari beliau nahi Khidir namun tidak menemukannya sehingga beliau Syekh sowan menemui wali agung syekh abi sa'id al bajy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini. Dukungan tag HTML: Bold Text, Italic Text, and Link Text (Hanya jika diperlukan).