Kehampaan tanpa Senyuman


Mengubah kehampaan menjadi Kebersamaan


BERBAGI SENYUM


Hae gaes, hidup harus ada perjuangan dan tak mungkin tanpa ada pengorbanan. namun, seiring berjalannya karir dan kemapanan hidup. Sering kita alami didalam lubuk sanubari kita yang paling dalam tentang apa dan mengapa semua yang kita jalani dalam keseharian, dalam kemauan dan kemampuan kita menghadapi suka duka muncul sebuah persepsi akan sebuah kehampaan, seolah dunia yang kita pijak sekarang hanya ada kita sendirian. Just alone gitu rasanya.
Al hasil kita menganggap dunia ini sangat luas dan cuma kita seorang yang punya. Bahagiaaa rasanya, seneng dan seribu cita menumpuk dalam dada. Hingga disetiap jalan yang kita lalui setiap tempat yang kita singgahi tak bisa melepaskan SENYUM simpul bibir kita



Dimanapun kita berada tak ada seorangpun mengganggu dan berani meremehkan kita



Sempat terbesit dalam angan dan menjadikan kita mencoba berfikir jernih. Apakah iya?  Yang beneeeer?
Semua pertanyaan mengumpulkan dalam benak kita. Dalam otak kita



Sehingga kita terlalu banyak fikiran dan menjadi pusing hingga lupa tentang apa yang telah kita fikiran. 




Ingin dalam hati dan diri kita 
Seorang teman yang dapat menjadi sahabat untuk berbagi SENYUM dan segala hal, itung itung mengisi ruang kosong yang selama ini membuat kita gulana




Namun semua itu hanya angan belaka. Teman kita juga sama halnya dengan kita sehingga. Teman yang selama ini ada di antara dunia yang kita pijak dan langit luas yang menghampiri juga dalam kehampaan



Sehingga kita bertanya tanya. Apakah segala kemewahan dan kecukupan kita hingga idola kita semuanya adalah sebuah kehampaan ?
Kalau semuanya hampa lalu apa yang tak hampa?
Ahirnya kita sadari bahwa kita hidup memang hampa, segalanya yang tercipta di dunia yang kita pijak adalah kehampaan. Dan kita mulai was was. Apakah ajal sudah mampir mendekati kita. Ah masak iya idola kita yang Mo nyolati kita saat ajal benar benar menyambangi kita



Kita pun terbelalak. Dan mencoba mencari teman yang lebih dari sekedar hampa. Tapi nggak hampa hampa banget biar ntar kita mati nggak sendirian. Ah masak iya mati ajak", yang bener ntar biar ada yang  ngurus kita lo kita dah tiada. Masak iya kita hanya hidup di dunia sendirian aja.


Putuskanlah bahwa tak hanya dunia yang kamu pijak sekarang tempatku berhampa Ria sendirian. Keluar dan carilah teman hampa hampa yang lebih agar dalam kehampaan ini ada beberapa kehampaan yang bisa membuat kita berbagi SENYUM yang membuat kehampaan diri yang sering kita alami dapat menghidupkan jiwa banyak makhluk yang berpijak dalam dunia luas ini. Karena sebenarnya dunia yang kita pijak dan yang di pijak orang lain adalah sama
Berbagi SENYUM dan kebahagiaan dalam kehampaan



Bisa sedikit membuat kita ayeeeeem. !


Sejuknya tuh disini - bahrululumsragen.com











✔ Menebar berkah menyebar hikmah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini. Dukungan tag HTML: Bold Text, Italic Text, and Link Text (Hanya jika diperlukan).